When We Met
Tidak ada yang benar-benar kebetulan. Kami percaya, Allah SWT mempertemukan Reza dan Risma dengan cara yang begitu indah. Meski pernah satu SMP, kisah kami dimulai pada 2017, saat kami kembali dipertemukan di satu kelas SMA. Di tengah kehilangan ibunda tercinta, Risma menemukan ketulusan dalam diri Reza, yang rutin hadir di pengajian almarhumah dan selalu berusaha membuatnya tersenyum. Dari ketulusan kecil itu, tumbuh sebuah kedekatan tanpa status dan tanpa janji—saling mendukung, menguatkan, dan berjalan beriringan mengejar mimpi. Mungkin kami tidak saling menemukan; Allah-lah yang menuntun kami pada jalan yang sama.
Becoming Us
Hari demi hari, kami belajar untuk saling memahami. Bukan hanya tentang tawa dan bahagia, tetapi juga tentang perbedaan, luka, dan cara pandang yang tak selalu sama. Ada begitu banyak hal yang membuat kami sadar bahwa kami bukanlah dua manusia yang sempurna. Namun, di antara segala ketidaksempurnaan itu, tumbuh keyakinan bahwa mungkin kesempurnaan bukanlah tentang memiliki segala hal yang sama, melainkan tentang menemukan seseorang yang bersedia menerima, memahami, dan melengkapi setiap kekurangan yang kami miliki.
A Sacred Promise
Dengan keyakinan yang semakin kuat, diiringi doa-doa yang kami panjatkan serta restu Allah SWT dan kedua orang tua, kami memilih untuk melangkah lebih jauh Membawa mimpi-mimpi yang ingin kami wujudkan Bersama.. Pada 6 September 2025, di hadapan orang tua dan keluarga yang kami cintai, kami menyampaikan niat untuk membawa hubungan ini ke arah yang lebih serius, dengan penuh restu dan doa, menuju ikatan yang diridhai Allah SWT.
Our Forever Begin
Dengan niat dan ketulusan yang kami tanamkan sedalam-dalamnya di hati, bersama doa dan restu yang menyertai, kami memilih menyempurnakan perjalanan ini dalam ikatan suci pernikahan—sebuah awal baru untuk berbagi hidup, tumbuh, dan menua bersama, di dunia hingga akhirat.
Risma dan Reza mungkin tidak tumbuh dari cinta yang selalu menggebu, tetapi dari kesediaan untuk saling memahami, menerima, dan melengkapi setiap ketidaksempurnaan. Kami percaya, cinta ini akan terus tumbuh dan kekal, dalam doa dan restu dari begitu banyak hati yang mencintai kami.